INILAHCOM, London - Apakah Anda pernah bertanya - tanya, mengapa kita kadang - kadang takut dan mengalami tekanan emosional? Hal ini sangat berkaitan dengan pusat kontrol otak.
Mengutip dari zeenews, Senin (19/09/2016), emosional yang kuat kemungkinan karena respon terhadap kecemasan dapat mencakup bagian dari otak.
"Studi ini adalah bukti yang pertama bahwa emosi yang kuat menghasilkan respon di daerah otak yang bersangkutan dengan gerakan," kata pemimpin peneliti Laura Muzzareli dari Vita Salute San Raffaele dari University Milan, Italia.
"Temuan memberikan kita penjelasan yang mungkin untuk beberapa penghambatan bermotor yang terkait dengan stres emosional," tambahnya.
Untuk penelitian ini, sekelompok peneliti Italia dan Kanada mengikuti seleksi sosial cemas dan kontrol kelompok anak sejak kecil hingga remaja.
Para peneliti menguji 150 anak - anak yang berusia antara delapan sampai sembilan, tanda - tanda social inhibition. Mereka juga memiliki lebih banyak kesulitan dalam mengenali emosi, dan wajah sangat marah.
Anak - anak cemas, ditambah kontrol, kemudian diikuti dalam masa remaja. Pada usia 14 - 15 mereja diuji lagi untuk melihat apakah tanda - tanda kecemasan sosial telah dikembangkan.
Para peneliti juga menggunakan scan otak MRI fungsional untuk menguji bagaimana otak remaja menanggapi ekspresi wajah marah.
"Kami menemukan bahwa ketika disajikan dengan wajah marah otak remaja cemas sosial menunjukkan peningkatan aktivitas di amygdala, ini merupakan area otak yang berkaitan dengan emosi, memori dan bagaimana kita menanggapi ancaman," papar Laura Muzzarelli.
"Anehnya, kami juga menemukan penghambatan ini yang dihasilkan dari beberapa daerah motorik otak, korteks premotor. Ini adalah area yang mempersiapkan tubuh untuk aksi, dan untuk gerakan tertentu," ujarnya.
Read more...
0 Response to "Emosi Berdampak Pada Gerak Tubuh?"
Posting Komentar