Kamis, 27 September 2018

Hunian yang Baik Berikan Kesehatan pada Keluarga

Hunian yang Baik Berikan Kesehatan pada Keluarga

INILAHCOM, Banten - Memiliki hunian yang nyaman dan layak huni adalah sebuah modal untuk melakukan kehidupan yang layak dan sehat.

Karena itu, dalam melanjutkan kemitraan dengan Habitat for Humanity, sebuah organisasi global nirlaba dengan misi untuk mengurangi tingkat permukiman yang tidak layak huni, Kanmo Group telah mengumpulkan dana untuk membantu memperluas akses ke perumahan yang layak bagi mereka yang membutuhkan. Proyek ini akan dilaksanakan di Mauk, Banten dengan dukungan dari sukarelawan. Kegiatan ini akan membantu keluarga membangun tempat tinggal yang aman dan layak huni, terlindung dari hal-hal yang membahayakan yang pada akhirnya akan membantu mereka mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi keluarga mereka.

“Salah satu misi kami adalah keluarga adalah yang utama. Kami memahami pentingnya keluarga sebagai struktur sosial dasar yang mengaitkan kami dan memberi stabilitas. Kami percaya bahwa setiap keluarga berhak mendapatkan tempat tinggal yang layak, tempat yang disebut rumah dan tempat yang dapat memberikan keamanan dan stabilitas bagi orang-orang yang mereka cintai," kata Hitesh Bharwani, Group Managing Director dari Kanmo Group, baru - baru ini.

Masih menurutnya, fokus utamanya adalah memberikan kontribusi yang berarti untuk meningkatkan kehidupan keluarga dan masyarakat. Program Hope 4 Humanity (H4H) adalah inisiatif tanggung jawab sosial yang telah mengumpulkan dana melalui gerai-gerai ritel serta kantor.

James Tumbuan, National Director Habitat for Humanity Indonesia mengatakan, “Kami sangat senang untuk kemitraan yang berkembang dengan Kanmo Group. Kanmo telah memberikan dukungan kepada Habitat for Humanity sejak 2013. Tahun ini, melalui program Hope 4 Humanity (H4H), proyek Kanmo Group dan Habitat for Humanity, beberapa rumah akan dibangun dengan kisaran 25 hingga 30 meter persegi, dengan dua kamar tidur, ruang tamu dan kamar mandi dengan toilet. Blok beton dan papan semen dengan bingkai kayu digunakan di rumah-rumah yang memiliki fondasi slab semen dan atap tanah liat untuk melindungi keluarga dari hujan, angina, dan matahari. Kami percaya bahwa keluarga yang tinggal di tempat yang nyaman dapat meningkatkan kehidupan mereka dengan hasil hidup yang lebih sehat dan lebih stabil.”

Perlu diketahui, Indonesia adalah kepulauan paling luas di dunia dengan lebih dari 17.500 pulau. Meskipun pertumbuhan ekonomi yang signifikan, lebih dari 28 juta orang Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan, menurut data Bank Dunia.

Keluarga yang tinggal di perumahan sementara menghadapi kesulitan yang lebih besar di masa krisis ekonomi atau dari bencana alam. Mauk merupakan sebuah desa di tepi pantai, memiliki tingkat kemiskinan tertinggi di provinsi Banten dan membutuhkan pendanaan untuk membangun perumahan yang aman. (tka)


Read more...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar