INILAHCOM, Jakarta - Sebuah analisis keamanan terpadu baru - baru ini mempublikasikan dan hasilnya menunjukkan bahwa vaksin dengue memiliki profil keamanan yang memuaskan.
Hal tersebut dibandingkan dengan plasebo selama fase akhir program studi klinis yang melibatkan sekitar 30.000 peserta dari 15 negara. Sebagai tambahan, hasil dari analisis ini memperlihatkan bahwa vaksin ini mampu memberikan manfaat proteksi terhadap rawat inap yang disebabkan oleh dengue dan Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga empat tahun pasca dosis pertama vaksinasi. Ini dibandingkan dengan plasebo pada populasi studi 9 tahun ke atas.
"Reaksi lokal ada sedikit namun demam yang ditimbulkan dari vaksin tersebut tidak ada atau sedikit," kata Prof. Dr. dr. Sri Rezeki S. Hadinegoro saat ditemui di acara peluncuran vaksin dengue, Jakarta, baru - baru ini.
Dia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir untuk menggunakan vaksin tersebut. Karena, dia bersama tim peneliti vaksin lainnya, sudah melakukan pengamatan yang cukup lama untuk menganalisis vaksin tersebut.
"Berdasarkan pengamatan selama 20 tahun, pasien akan mengalami efek samping gejala yang sama dengan penyakitnya, tetapi jauh lebih ringan," tambahnya.
Masih menurutnya, jika vaksin tersebut diberikan kepada anak - anak, yang utama adalah pastikan terlebih dahulu bahwa kondisi anak benar - benar dalam keadaan sehat. Hal ini untuk meminimalisir efek samping yang ditimbulkan.
"Efek sistemik yang ditimbulkan berupa demam, risikonya 16,4 persen, nyeri kepala 54 persen, lemah 40 persen, nyeri otot sebesar 42,2 persen. Gejala tersebut bisa pulih satu sampai dua hari setelah pemberian vaksin," ungkapnya.
Read more...
0 Response to "Tekan Penyakit DBD, Vaksin Dengue Aman"
Posting Komentar