Pekerja Muda Ingin Tingkatkan Aktivitas Fisik

Pekerja Muda Ingin Tingkatkan Aktivitas Fisik

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah survey dari Herbalife Indonesia mengungkapkan pekerja muda di Asia sebenarnya ingin meningkatkan aktivitas fisik di tempat kerja. Namun, hal itu sulit diwujudkan di tempat kerja yang modern.

Sekitar 50 persen dari total tenaga kerja pada tahun 2020 akan diisi oleh kalangan generasi millenial. Hal itu akan mewujudkan kesejahteraan generasi tersebut akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas di tempat kerja.

Menurut suvery ini, sekitar 66 persen generasi millenial di Asia, mereka yang lahir antara tahun 1980 dan 2000, hanya menjalani aktivitas fisik, yang meliputi berdiri, peregangan, dan berjalan, selama kurang dari 30 menit sehari di tempat kerjanya. Di luar itu, 71 persen responden menyatakan mereka ingin lebih aktif jika diharuskan oleh perusahaan.

Survey ini juga mengungkapkan:

1. Sekitar 7 dari 10 millennial berupaya untuk wujudkan hidup sehat yang aktif, dibandingkan 6 dari 10 generasi yang lebih tua.

2. Meskipun demikian, sebagian besar millennial kesulitan untuk menjaga gaya hidup yang aktif di tempat kerja, 9 dari 10 millennial menghabiskan 6 hingga 13 jam di balik meja kerja mereka setiap harinya, dan 66 persen millennial (dibandingkan dengan 59 persen generasi yang lebih tua) dapat menjalani aktivitas fisik selama kurang dari 30 menit - termasuk berdiri, peregangan, dan berjalan di tempat kerja setiap harinya.

3. Selain itu, sekitar 56 persen responden menyatakan "kurangnya waktu" adalah permasalahan utama mereka tidak dapat menjalani aktivitas fisik di tempat kerja.

"Sebagian besar millenial sebenarnya ingin menjalani hidup yang sehat, tapi mereka sangat kesulitan untuk mewujudkannya di tempat kerja," ujar Senior Vice President dan Managing Director Herbalife North Asia, Frank Lamberti seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa (11/10/2016).

"Di Herbalife, kami mendorong para karyawan kami untuk melaksanakan gaya hidup sehat dengan menyediakan berbagai produk gizi di tempat kerja, memberikan subsidi keanggotaan di pusat kebugaran, menggelar beragam program kebugaran terkait gizi dan kesejahteraan, dan mendorong mereka untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas luar ruangan dan kompetisi olahraga," tambahnya.

Di Indonesia, menurut data BPS, lebih dari 35 persen penduduk Indonesia pada tahun 2015 adalah penduduk muda yang berusia 15–34 tahun, bahkan di daerah perkotaan seperti DKI Jakarta, penduduk mudanya bisa mencapai lebih dari 40 persen. Diperkirakan, Indonesia pada 2020 akan sangat ditentukan pertemuan tiga entitas di atas yakni kombinasi antara masyarakat urban, kelas menengah, dan millenial.


Read more...

0 Response to "Pekerja Muda Ingin Tingkatkan Aktivitas Fisik"

Posting Komentar